Langsung ke konten utama

Peringati Hari Ulang Tahun Ke 110, Kota Blitar adakan Blitar Tempo Dulu (BTD)





Putra Blitar - Bulan April 2016 ini, Kota Blitar Genap Berusia 110 Tahun. Merupakan Sebuah Perjalanan panjang dalam proses pembangunan di Kota Peta Blitar ini. Banyak Agenda yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Blitar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun yang 110 salah satu event yang paling ditunggu oleh masyarakat adalah Blitar Tempo Dulu (BTD).





Blitar Tempo Doeloe atau yang familiar disingkat dengan BTD adalah salah satu event yang rutin diagendakan oleh Pemerintah Kota Blitar untuk memeriahkan acara HUT Kota Blitar. Dengan Mengusung konsep Blitar Pada jaman Dahulu, maka susasana, makanan, pakaian,dan segala sesuatu yang berbau tempo dulu tersaji diacara ini. Sehingga pengunjung yang datang bisa merasakan bagaimana rasanya kembali ke masa masa dahulu. Termasuk Kuliner yang dijual di stand Blitar Tempo Doeloe ini, seperti nasi tiwul, dengan sayur khas ala Desa juga jajanan khas yang mungkin hanya ada di pasar tradisional pada pagi hari.  





Pada Tahun 2016 ini BTD telah memasuki tahun ke VI penyelenggaraan. bertempat di Alun-alun Kota Blitar, diharapkan seluruh komponen Masyarakat bisa menikmati suguhan dan bisa memberikan andil terhadap perekonomian masyarakat. Karena Stand yang ada merupakan cerminan ekonomi kreatif masyarakat Kota Blitar. Salah satu hal yang perlu dicatat adalah kesiapan Panitia Pelaksana mengantisipasi cuaca hujan dengan membikin jalan rute BTD di lapisi dengan Bambu. Sehingga pengunjung tidak seperti berada di areal persawahan yang becek. 





Terlepas dari plus minus penyelenggaraan Blitar Tempo Doeloe ini, banyak hal yang bisa diambil manfaatnya yaitu agenda pemerintah Kota Blitar yang berani mengusung ekonomi Kreatif dengan konsep Event Bazaar Blitar Tempo Doeloe ini. Juga Partisipasi masyarakat yang luar biasa terhadap penyelenggaraan BTD, hal ini terlihat dari para pengujung yang selalu memadati pelaksanaan mulai hari pertam dibuka oleh Bapak Walikota Samanhudi Anwar sampai dengan penutupan acara.





Satu Kata buat pelaksanaan Blitar Tempo Doeloe 2016 ini, Mbois Poll !!!


semoga kedepan dapat dilakukan evaluasi dan perbaikan konsep beserta pelaksanaan yang lebih bermanfaat buat masyarakat juga kemeriahan yang bisa mengangkat Kota Blitar sebagai kota Baromeer Ekonomi Kreatif Nasional bahkan Internasional.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HEBOH!!! Foto syur PNS Blitar tersebar di Media Sosial

Putra Blitar - Awal Bulan Pebruari 2016 ini, Blitar Raya dihebohkan oleh foto syur salah seorang PNS di Kabupaten Blitar. Perempuan Berinisial RDS ini diketahui adalah seorang yang bekerja di salah satu Instansi di Kabupaten Blitar. Foto PNS Kabupaten Blitar ini bikin heboh di masyarakat dikarenakan diduga adalah seorang Abdi negara di salah satu instansi. RDS menceritakan, awalnya ia menggadaikan ponsel dan ia lupa tidak mengambil kartu memori yg berisi data data pribadinya termasuk gambarnya. RDS juga menjelaskan bahwa, sebelumnya ada orang tidak dikenal yg menelponnya dan meminta uang tebusan sebesar 1 juta rupiah dengan ancaman bakal menyebarkan gambarnya. Oleh korban hal tersebut ditanggapi dan dianggap hanya biasa, hingga akhirnya jadi gambarnya disebar di facebook. Terpisah Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Dhanang Yudhanto mengaku hingga sekarang belum ada laporan masuk terkait penyebaran gambar syur tersebut. AKP Dhanang mengaku bakal segera berkoordinasi dengan Inspekto...

Goa Tlekung, Goa Eksotis Peninggalan Jepang

Goa Tlekung Batu, adalah Goa peninggalan bangsa jepang yang terletak di daerah Dusun Gangsiran Desa Tlekung Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Goa peninggalan Jepang sekitar tahun 1942-1945 ini lebih sering disebut dengan nama Goa Jepang. Didalam goa ini terdapat sekitar 7 lorong yang saling terhubung. Apabila Anda ingin masuk goa tersebut, gunakan jasa pemandu. Jika tidak, Anda dapat tersesat berputar-putar di dalam lorong gua dan tidak bisa keluar. Dan untuk mencapai lokasi Goa Tlekung Batu Anda juga harus sedikit menguras tenaga karena jalan yang akan Anda lewati untuk menuju ke Goa sedikit naik dan berbatu. Goa Tlekung Batu merupakan goa peninggalan jaman penjajahan jepang. Goa ini di gunakan sebagai tempat pertahanan yang sengaja di bangun oleh jepang untuk menghadapi serangan pada masa penjajahan kala itu. Goa yang dibangun oleh jepang ini juga di gunakan sebagai tempat penimbunan bahan makanan dan juga kain untuk para tentara jepang yang saat itu sedang menjajah kota batu, goa jepang...

D'Topeng Kingdom Museum

D’Topeng Kingdom Museum merupakan destinasi wisata baru di Kota Wisata Batu. Museum ini berada di kawasan Museum Angkut di Jalan Abdul Gani dan mulai dibuka untuk umum sejak 23 Mei 2014 yang lalu. D’Topeng Kingdom ini bisa Anda nikmati tepatnya berada di area Pasar Apung kawasan Museum Angkut. Museum ini didirikan atas gagasan dari Reno Halsamer, seorang kolektor dari Surabaya. Sebelumnya ia pernah juga membuka D’Topeng Kingdom ini di Bali. Di wahana wisata ini ditampilkan sekitar 2.000 topeng khas dari pelosok Nusantara dan ratusan barang antik lainnya dari masa prasejarah hingga kerajaan Majapahit. Semua koleksi yang disajikan di sini adalah asli dari Indonesia. Benda-benda itu ia dapatkan dari masyarakat langsung dan dari para kolektor, bahkan sebagian ia peroleh dari warga negara asing. Pengunjung yang masuk ke Museum D’Topeng Kingdom akan ditunjukkan berbagai benda-benda kuno dan mistik seperti ribuan topeng, ratusan keris, patung pewayangan, patung Tao-tao Toraja, patung ke...